Daerah  

179 ASN Pemkab Bungo Pensiun Tahun Ini, 93 di Antaranya Guru

Oplus_131072

Bungo, sibarnasnews.id – 3.Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Bungo, Jambi, menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan aparatur. Sebanyak 179 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bungo tercatat akan memasuki masa pensiun sepanjang 2026.

 

Dari jumlah tersebut, tenaga pendidik menjadi kelompok paling dominan. Sebanyak 93 guru SD dan SMP akan memasuki masa purna tugas. Kondisi ini berpotensi memicu kekurangan tenaga pengajar di sejumlah sekolah jika tidak segera diantisipasi.

 

Selain guru, ASN yang pensiun terdiri atas 15 pejabat struktural, 56 tenaga teknis, dan 15 tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan tersebut tersebar di sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari puskesmas, Dinas Kesehatan hingga rumah sakit daerah.

 

Data tersebut disampaikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bungo.

 

Kepala BKPSDMD Kabupaten Bungo melalui Kepala Bidang Pengadaan, Informasi dan Kesejahteraan, Afrizal Nurdin, mengatakan tingginya angka pensiun ASN, terutama dari kalangan guru, menjadi perhatian pemerintah daerah.

 

“Dari 179 ASN yang pensiun tahun ini, paling banyak berasal dari tenaga fungsional guru, yakni 93 orang,” kata Afrizal.

 

Menurut dia, kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui pemetaan kebutuhan pegawai. Hal ini penting agar kekosongan akibat pensiun tidak mengganggu pelayanan pemerintah maupun pelayanan dasar kepada masyarakat.

 

Sektor pendidikan menjadi salah satu yang paling membutuhkan perhatian. Kekurangan guru dapat berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar, terutama apabila pensiunnya ASN tidak diimbangi dengan pengadaan atau penempatan tenaga pendidik baru.

 

Pemerintah Kabupaten Bungo pun perlu menyiapkan langkah strategis, termasuk melakukan redistribusi pegawai sesuai kebutuhan serta mengusulkan formasi ASN berdasarkan pemetaan kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah.

 

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Sebanyak 15 tenaga kesehatan tercatat memasuki masa pensiun pada 2026. Kekosongan tenaga kesehatan berpotensi memengaruhi beban kerja petugas yang masih aktif, khususnya pada fasilitas kesehatan yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia.

 

BKPSDMD Kabupaten Bungo terus melakukan pendataan dan pemetaan kebutuhan ASN sebagai bahan perencanaan kepegawaian.

 

Dengan jumlah ASN yang pensiun mencapai 179 orang dalam satu tahun, pemerintah daerah dituntut memastikan proses regenerasi aparatur berjalan baik. Langkah tersebut diperlukan agar pelayanan publik tetap berjalan optimal dan kekosongan pegawai tidak mengganggu pelayanan dasar masyarakat.

 

93 guru pensiun menjadi alarm bagi Pemkab Bungo untuk memperkuat perencanaan kebutuhan tenaga pendidik, sekaligus memastikan sekolah tetap memiliki tenaga pengajar yang memadai.Bila untuk portal berita online, judul alternatif yang lebih “menggigit” bisa: “179 ASN Pemkab Bungo Pensiun 2026, 93 Guru Terancam Bikin Sekolah Kekurangan Pengajar”.(hen)