Bungo, sibarnasnews.id – Pemerintah Kabupaten Bungo menerima kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., di Rumah Dinas Bupati Bungo, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB itu disambut langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., didampingi Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, serta dihadiri jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bungo dengan jajaran TNI dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menjadi ancaman setiap musim kemarau.
Dalam kesempatan itu, Kepala BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Zainadi, memaparkan kondisi terkini kesiapsiagaan penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Bungo. Paparan meliputi data sebaran titik panas (hotspot), faktor penyebab kebakaran, hingga langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Berdasarkan data BMKG dan Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang direkapitulasi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bungo, tercatat sebanyak 71 titik panas (hotspot) selama periode 1 Januari hingga 22 Juli 2026.
Kecamatan Tanah Tumbuh menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni 20 titik atau sekitar 28,2 persen dari total hotspot yang terpantau. Sementara titik panas lainnya tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bungo.
Zainadi menjelaskan, Karhutla dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun aktivitas manusia. Memasuki musim kemarau, kondisi cuaca yang kering meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Selain itu, aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar serta penggunaan api oleh masyarakat juga menjadi faktor yang perlu diantisipasi.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Pemerintah Kabupaten Bungo telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari deteksi dini, patroli terpadu, peningkatan kesiapsiagaan personel, hingga penguatan koordinasi lintas sektor dalam penanganan di lapangan.
Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bungo, BPBD, Kesbangpol, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.
Melalui sinergi yang semakin solid, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bungo dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu meminimalkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan. (hen)












