Jalan TMMD Buka Akses ke Ladang, Warga Bungo Kini Tak Lagi Pikulan Kayu

Bungo, sibarnasnews.id – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. Pembukaan jalan melalui program TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute perlahan mengubah aktivitas masyarakat yang selama ini harus berjibaku melewati akses sulit menuju ladang.

Senin (10/8/2026), manfaat jalan tersebut kembali dirasakan warga. Rian bersama sejumlah warga terlihat memanfaatkan akses baru itu untuk mencari kayu bakar yang akan digunakan untuk keperluan acara pesta.

Bagi Rian, jalan yang dibangun melalui program TMMD tersebut bukan sekadar hamparan tanah yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lainnya. Jalan itu telah menjadi akses penting yang memudahkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

“Kami senang sekali dengan adanya jalan ini. Dulu kalau membawa kayu dari ladang biasanya dipikul atau menggunakan motor. Sekarang mobil sudah bisa masuk sampai ke dalam ladang, jadi sangat memudahkan kami,” ungkap Rian.

 

Ia mengatakan, sebelum jalan dibuka, warga harus mengeluarkan tenaga lebih saat membawa kayu maupun hasil kebun dari kawasan ladang. Kondisi tersebut tentu menjadi kendala, terutama ketika barang yang dibawa cukup banyak.

 

Kini, kendaraan roda empat sudah dapat masuk lebih jauh ke kawasan ladang. Kondisi itu membuat proses pengangkutan kayu, hasil perkebunan, maupun kebutuhan masyarakat lainnya menjadi lebih cepat dan efisien.

 

“Sekarang sudah jauh lebih mudah. Kami tidak perlu lagi memikul kayu terlalu jauh. Mobil bisa masuk, sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan,” ujarnya.

 

Menurut Rian, keberadaan jalan tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih mudah mengangkut hasil perkebunan. Akses yang semakin terbuka diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga Desa Tanjung Agung.

Bukan Sekadar Jalan

Bagi masyarakat, pembangunan jalan melalui TMMD Ke-129 memiliki arti lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur.

Jalan tersebut menjadi penghubung antara permukiman warga dengan kawasan ladang dan perkebunan. Akses yang lebih baik membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, sekaligus membuka harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Rian berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat jalan tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami tentu berharap jalan ini terus dijaga bersama. Ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Program TMMD Ke-129 pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata. Dari jalan yang sebelumnya sulit dilalui, kini warga mulai merasakan kemudahan dalam membawa hasil bumi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.(hen)