Bungo, sibarnasnews.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo (Bute) tidak hanya menyentuh pembangunan fisik. Di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Satgas TMMD juga terus menguatkan pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik.
Salah satunya diwujudkan melalui penyuluhan wawasan kebangsaan yang digelar di Posko TMMD Ke-129, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti pegawai Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, siswa SLTA, serta masyarakat setempat.
Penyuluhan disampaikan Pasiter Kodim 0416/Bute, Kapten Inf Feri Erza Putra. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan peserta bahwa semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus dipelihara, khususnya di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, wawasan kebangsaan bukan sekadar materi yang dipahami di dalam ruangan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
“Wawasan kebangsaan menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujar Kapten Inf Feri Erza Putra.
Ia juga mengajak para peserta untuk memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menghargai keberagaman, menjaga persaudaraan, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Menariknya, di sela-sela kegiatan nonfisik tersebut, personel Satgas TMMD Ke-129 juga tetap menyempatkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada generasi muda melalui latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Muko-Muko Bathin VII.
Latihan tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026.
Pada Selasa (11/8/2026), latihan Paskibraka telah memasuki tahapan gladi bersih. Para calon pengibar Sang Saka Merah Putih mendapatkan pemantapan gerakan, kedisiplinan, kekompakan, hingga kesiapan mental agar mampu melaksanakan tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
Bagi Satgas TMMD, melatih Paskibraka bukan sekadar mengajarkan gerakan baris-berbaris. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, loyalitas, tanggung jawab, nasionalisme dan kecintaan terhadap Merah Putih.
“Anak-anak muda ini adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, selain memiliki kemampuan akademik, mereka juga harus memiliki disiplin, rasa tanggung jawab dan jiwa nasionalisme yang kuat,” demikian semangat yang terus ditanamkan dalam pembinaan tersebut.
Kehadiran personel Satgas dalam latihan Paskibraka sekaligus menunjukkan bahwa TMMD memiliki dimensi yang lebih luas. TNI tidak hanya hadir membantu masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga ikut membentuk karakter generasi muda agar memiliki semangat kebangsaan.
Antusiasme para peserta terlihat selama mengikuti penyuluhan maupun latihan. Mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai arti kedisiplinan, kebersamaan dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat dan generasi penerus bangsa.
Melalui rangkaian kegiatan nonfisik itu, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute terus membuktikan bahwa membangun desa bukan hanya tentang jalan, jembatan dan fasilitas umum.
Membangun desa juga berarti membangun manusia.
Dari Desa Tanjung Agung, semangat TMMD Ke-129 terus digelorakan: memperkuat persatuan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, membentuk generasi muda yang disiplin, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Merah Putih dan NKRI.
Dengan demikian, ketika pembangunan fisik TMMD berakhir, nilai-nilai kebangsaan yang telah ditanamkan di tengah masyarakat diharapkan tetap tumbuh dan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (hen)
Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Ke-129 Tanamkan Nasionalisme dan Gembleng Paskibraka Muko-Muko Bathin VII












