Wagub Sani Bersama Wamen Dikdasmen RI Luncurkan Bungo Pintar, Dorong Transformasi Digital Pendidikan di Jambi

 

Bungo, sibarnasnews.id – Transformasi digital di bidang pendidikan terus didorong Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Bungo. Hal itu ditandai dengan diluncurkannya aplikasi Bungo Pintar, yang diharapkan mampu memperluas akses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

 

Launching aplikasi tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Republik Indonesia Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA, di Ruang Cempaka Kuning, Kantor Bappeda Kabupaten Bungo, Jumat (7/8/2026).

 

Wamen Dikdasmen RI, Fajar Riza Ul Haq, mengapresiasi inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Bungo tersebut. Menurutnya, Bungo Pintar sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperkuat inovasi pembelajaran berbasis digital.

 

“Inovasi digital ini sangat cocok dan sejalan dengan apa yang kami upayakan di Kementerian, yaitu memperkuat inovasi pembelajaran berbasis digital,” ujar Fajar.

 

Ia menjelaskan, Kementerian Pendidikan sebelumnya memiliki lebih dari seribu aplikasi yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran maupun pengelolaan data guru dan peserta didik. Seluruh aplikasi tersebut kemudian diintegrasikan dalam satu ekosistem digital bernama Rumah Pendidikan.

 

“Rumah Pendidikan adalah super app yang menggabungkan ratusan aplikasi yang selama ini diproduksi dan dipakai di Kementerian Pendidikan. Kami mendorong agar aplikasi-aplikasi daerah, seperti Bungo Pintar, dapat terintegrasi atau mendukung ekosistem Rumah Pendidikan,” katanya.

 

Fajar juga mengajak para guru dan pemangku kepentingan pendidikan di daerah untuk memanfaatkan Rumah Pendidikan sebagai salah satu sumber belajar digital.

 

Menurutnya, kehadiran aplikasi pendidikan yang dikembangkan daerah justru dapat memperkaya ekosistem pembelajaran nasional, terutama karena membawa muatan lokal yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

 

Ia mencontohkan keberadaan Akademi Al-Qur’an di Kabupaten Bungo yang dinilai dapat menjadi salah satu kekayaan pendidikan lokal dan dikembangkan sebagai sumber pembelajaran melalui platform digital.

 

Wamen juga menyampaikan capaian Rumah Pendidikan di tingkat internasional. Menurutnya, aplikasi tersebut berhasil meraih penghargaan pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) di Swiss.

 

“Penghargaan ini diberikan oleh satu badan khusus di bawah PBB. Kita berhasil mengungguli aplikasi dari 122 negara dan lebih dari 1.500 aplikasi yang diperlombakan,” ungkapnya.

 

Fajar menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital pendidikan Indonesia memiliki daya saing di tingkat internasional.

 

Ia pun mengimbau para guru untuk memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran digital, khususnya ketika sekolah memperoleh bantuan papan interaktif digital.

 

“Saya sering menyarankan kepada guru ketika sekolahnya mendapatkan bantuan papan interaktif digital untuk segera mengunduh sumber-sumber pembelajaran yang berbasis aplikasi, terutama Rumah Pendidikan. Itu wajib, karena semua materi ajar ada di sana,” tegasnya.

 

Dalam sesi wawancara, Fajar kembali menegaskan apresiasi pemerintah pusat terhadap peluncuran Bungo Pintar. Menurutnya, aplikasi tersebut dapat membantu pemerataan akses terhadap materi pembelajaran berkualitas di Kabupaten Bungo.

 

“Pemerintah sangat mengapresiasi ini. Inovasi ini sejalan dengan komitmen kami memperkuat transformasi pembelajaran digital,” ujarnya.

 

Wagub Sani: Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan bahwa kehadiran Wamen Dikdasmen RI bersama rombongan di Provinsi Jambi merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah.

 

“Pertama-tama kami sampaikan selamat datang di Provinsi Jambi kepada Bapak Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta rombongan. Ini suatu kehormatan bagi kami. Kehadiran Bapak Wamen merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah untuk kemajuan pendidikan,” kata Abdullah Sani.

 

Ia menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar pembangunan sektor pendidikan berjalan merata dan berbagai program prioritas dapat dipercepat.

 

“Pemerintah Provinsi Jambi menyadari pendidikan berkualitas yang merata adalah kunci utama membangun SDM yang unggul, berdaya saing, dan adaptif. Karena itu kami fokus pada penguatan kompetensi guru, pemenuhan sarana prasarana, kurikulum yang relevan, serta perluasan akses bagi kelompok rentan dan daerah tertinggal,” tuturnya.

 

Terkait Bungo Pintar, Abdullah Sani menilai inovasi tersebut bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi langkah konkret dalam mempermudah akses informasi pendidikan sekaligus mendorong transparansi.

 

“Hadirnya Bungo Pintar membuka pintu lebar-lebar bagi transparansi pendidikan, kemudahan akses informasi, dan percepatan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bungo. Kami mengapresiasi Pemkab Bungo atas langkah ini,” ujarnya.

 

Ia berharap aplikasi tersebut dapat memperkuat ekosistem pendidikan di Provinsi Jambi dan melahirkan generasi Bungo yang cerdas, unggul, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

 

Bungo Pintar Dukung Visi Bungo Baru

 

Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., mengatakan aplikasi Bungo Pintar merupakan bagian dari visi dan misi Bungo Baru, khususnya dalam menjadikan Kabupaten Bungo sebagai pusat pendidikan di wilayah Jambi Barat.

 

“Program Bungo Pintar juga akan diajarkan kepada anak-anak tingkat SD membaca Al-Qur’an sampai tingkat SMA. Pemerintah Kabupaten Bungo terus menggalakkan program keagamaan dan pendidikan, termasuk peluncuran program pendukung lainnya,” ujar Dedy Putra.

 

Menurutnya, pengembangan pendidikan digital diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bungo.

 

Usai peluncuran Bungo Pintar, Wamen Dikdasmen RI, Wagub Jambi, dan Bupati Bungo melanjutkan agenda dengan mengunjungi Sekretariat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di SMA Negeri 1 Bungo serta melakukan peninjauan ke SD Negeri 107/II Danau Buluh, Kecamatan Pasar Muara Bungo.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bungo, unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar, para kepala OPD Kabupaten Bungo, guru, serta sejumlah undangan lainnya.

 

Peluncuran Bungo Pintar diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat transformasi pendidikan berbasis digital sekaligus memperkuat pemerataan akses pembelajaran berkualitas hingga ke tingkat daerah.(hen)